BREAKING NEWS: Kemajuan Teknologi Otomotif yang Tidak Diimbangi Pengetahuan Perawatan Masyarakat | Bedah Spesifikasi Honda CB150X: Motor Adventure Touring Tangguh untuk Segala Medan

Kamis, 04 April 2024

Cara bikin jalur klakson motor

Bismillah

Panduan Lengkap: Cara Membuat Jalur Klakson Motor Sendiri dengan Aman


Klakson merupakan komponen vital pada kendaraan bermotor yang berfungsi sebagai alat komunikasi antar pengguna jalan. Di dalam dunia otomotif, klakson berperan penting dalam memberikan aba-aba atau peringatan untuk meminimalkan risiko kecelakaan, yang sering kita sebut sebagai bagian dari safety riding. Tanpa klakson yang berfungsi dengan baik, pengendara akan kesulitan memberi tanda saat akan mendahului atau memperingatkan pengendara lain yang kurang waspada.

Banyak pemilik motor yang ingin memodifikasi atau memperbaiki jalur kabel klakson mereka sendiri, namun seringkali merasa bingung dengan skema kelistrikannya. Membuat jalur klakson sebenarnya tidak sulit asalkan kita memahami prinsip dasar arus searah (DC) pada motor. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas secara mendalam mengenai komponen yang dibutuhkan dan cara merangkai jalur klakson motor sendiri dengan benar.

Komponen Utama dalam Jalur Kelistrikan Klakson

Sebelum kita masuk ke tahap perakitan, penting bagi sobat untuk mengenal setiap komponen yang terlibat. Setiap bagian memiliki peran krusial agar aliran listrik berjalan lancar tanpa merusak perangkat lainnya. Berikut adalah daftar komponen yang dibutuhkan:

  1. Baterai (Aki/Accu): Aki adalah sumber energi utama dalam rangkaian ini. Aki menyediakan arus listrik DC yang nantinya diubah menjadi energi suara oleh klakson. Tanpa aki yang sehat, suara klakson akan terdengar lemah atau bahkan tidak berbunyi sama sekali.
  2. Sekring (Fuse): Seringkali diabaikan, padahal fungsi sekring sangat vital sebagai pengaman. Sekring bertugas memutus arus secara otomatis jika terjadi korsleting (short circuit) atau lonjakan arus yang berlebihan. Hal ini mencegah kabel terbakar atau kerusakan permanen pada aki.
  3. Kunci Kontak: Komponen ini berfungsi sebagai sakelar utama untuk menyambung dan memutuskan arus dari aki ke seluruh sistem kelistrikan motor. Tujuannya agar klakson hanya bisa menyala ketika posisi kunci berada di "ON".
  4. Tombol Sakelar Klakson: Ini adalah komponen yang sobat tekan di stang motor. Fungsinya sebagai penghubung arus sesaat (push button). Saat ditekan, arus akan mengalir ke klakson, dan saat dilepas, arus kembali terputus.
  5. Klakson (Beban): Perangkat ini adalah muatan akhir dalam rangkaian. Di dalam klakson terdapat elektromagnet yang menggetarkan diafragma sehingga menghasilkan energi suara.

Memahami Skema dan Cara Kerja Jalur Klakson

Untuk mempermudah praktik di lapangan, sobat perlu memperhatikan gambar rangkaian di bawah ini. Skema ini mengikuti standar dasar kelistrikan motor pada umumnya (seperti pada jalur motor Honda Grand atau motor bebek lainnya).

Penjelasan Alur Kabel Berdasarkan Gambar:

  1. Arus Positif dari Aki: Kabel positif dari aki dihubungkan terlebih dahulu menuju Sekring.
  2. Menuju Kunci Kontak: Dari sekring, kabel mengarah ke Kunci Kontak. Ini memastikan sistem tidak hidup saat motor ditinggalkan.
  3. Ke Tombol Sakelar: Keluaran dari kunci kontak dihubungkan ke salah satu kaki Tombol Sakelar klakson di stang.
  4. Menuju Beban (Klakson): Kaki sakelar satunya lagi dihubungkan ke terminal input pada Klakson.
  5. Massa (Ground): Terminal terakhir pada klakson dihubungkan kembali ke bodi motor atau kutub negatif aki (massa) untuk melengkapi rangkaian.

Tips Tambahan dalam Pemasangan

Jika sobat berniat memasang klakson variasi yang memiliki daya besar (seperti klakson keong), sangat disarankan untuk menambahkan komponen Relay. Fungsi relay adalah untuk menjaga agar tombol sakelar standar motor tidak cepat meleleh akibat beban arus yang terlalu besar, serta membuat suara klakson menjadi lebih maksimal dan stabil karena mengambil arus langsung dari aki tanpa hambatan sakelar yang panjang.

Selain itu, pastikan semua sambungan kabel dibungkus dengan isolasi listrik yang berkualitas atau menggunakan selongsong bakar (heat shrink). Sambungan yang terbuka sangat berisiko terkena air saat hujan atau mencuci motor, yang dapat menyebabkan korsleting.

Dengan memahami alur dan fungsi komponen di atas, sobat kini bisa melakukan perbaikan atau pemasangan jalur klakson secara mandiri di rumah. Selain menghemat biaya ke bengkel, sobat juga jadi lebih paham mengenai sistem kelistrikan motor kesayangan.


Demikian panduan teknis yang bisa kita bahas kali ini.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua dalam merawat kendaraan secara mandiri.
Amin..🤲

Alhamdulillah..
×