BREAKING NEWS: Kemajuan Teknologi Otomotif yang Tidak Diimbangi Pengetahuan Perawatan Masyarakat | Bedah Spesifikasi Honda CB150X: Motor Adventure Touring Tangguh untuk Segala Medan

Jumat, 30 Desember 2022

Cek jalur kiprok Honda grand supra GL

Bismillah...

📚 Panduan Lengkap Cek Kelistrikan: Kiprok & Spul Honda Grand Supra GL

Panduan cek kiprok dan spul Honda Grand Supra GL
Contoh pemeriksaan kiprok & spul pada Honda Grand Supra GL

Halo sobat, selamat sore! Panduan ini dibuat untuk kalian yang ingin memahami cara mengecek jalur kelistrikan pada motor Honda Grand, Supra, maupun GL. Dengan mengetahui fungsi dan alur kiprok serta spul, kamu bisa mencegah masalah seperti lampu sering putus, aki cepat drop, atau pengisian tidak stabil.

⚡ Mengenal Regulator (Kiprok) dan Fungsinya

Kiprok merupakan komponen vital yang berperan penting dalam sistem kelistrikan motor. Secara umum, kiprok memiliki dua fungsi utama:

  • Rectifier (Penyearah): Mengubah arus AC dari spul menjadi arus DC untuk aki.
  • Regulator (Pengatur): Menstabilkan serta membatasi tegangan output agar tidak melebihi ±14,5V.

🔌 Diagram & Fungsi Warna Kabel Kiprok

Pada motor Honda tipe lama, soket kiprok biasanya memiliki 4 kabel utama dengan fungsi sebagai berikut:

Warna Kabel Jalur Arus Fungsi
Merah Output (Keluar) Menyalurkan arus DC ke aki (+) setelah distabilkan.
Hijau Massa (Ground) Membuang kelebihan tegangan ke ground (-).
Kuning Input (Masuk) Arus AC dari spul lampu utama.
Putih Input (Masuk) Arus AC dari spul pengisian untuk diubah menjadi DC.

💡 Cara Mengecek Tegangan Kiprok

Gunakan AVO meter dan atur ke mode Volt DC (VDC). Ukur langsung pada terminal aki saat mesin menyala.

Kondisi Nilai Normal Indikasi Masalah
Aki Saat Mesin Mati ≥ 12,4 V Jika < 12,4 V → aki lemah
Pengisian (RPM Sedang–Tinggi) 13,5 – 14,5 V
  • > 15V → Overcharge (kiprok rusak)
  • < 12,5V → Pengisian kurang (kiprok/spul rusak)

⚙️ Cek Tahanan Spul (Ohm)

Atur AVO meter ke mode Ohm (Ω), lalu lepas soket spul dari kiprok saat pengukuran.

Titik Ukur Nilai Standar Indikasi
Putih & Masa (Hijau) 0,1 – 1 Ω ∞ → Spul putus
Kuning & Masa (Hijau) 0,1 – 1 Ω 0 → Korsleting
⚠️ Nilai resistansi terlalu kecil menandakan korsleting, sedangkan nilai tak terbatas berarti kumparan putus.

🛠 Tips Merawat Kiprok & Spul

  • Jaga kebersihan soket dan kabel dari karat atau air.
  • Jangan memasang aksesoris listrik berlebihan.
  • Periksa pengisian aki setiap 3–6 bulan.
  • Gunakan aki dan kiprok sesuai spesifikasi motor.
Selamat mencoba!
Salam Otodidak 🔧
Alhamdulillah...
ℹ️ Selanjutnya, kamu bisa pelajari panduan pengecekan CDI dan Pulser agar sistem pengapian makin optimal.
×