Penyebab Air Radiator Mobil atau Motor Cepat Habis dan Mesin Cepat Panas
ABM_Radiator — Baik di kendaraan motor maupun mobil, radiator memiliki fungsi vital sebagai sistem pendingin mesin agar tidak cepat panas atau overheat. Oleh karena itu, sangat penting untuk rutin memeriksa kondisi air radiator dan jangan sampai kehabisan.
Banyak dari kita sering mengabaikan hal yang terlihat sepele ini, padahal dampaknya bisa fatal. Jika air radiator habis, mesin kendaraan bisa mengalami panas berlebih yang berisiko turun mesin. Gesekan piston dengan silinder akan meningkat drastis, bahkan kendaraan bisa macet mendadak di jalan. Cek secara rutin kondisi air radiator minimal sebulan sekali.
Kasus yang sering terjadi: mesin cepat panas meskipun air pendingin baru saja ditambah.
Jika ini terjadi, segera lakukan pengecekan mandiri untuk mengetahui penyebabnya sebelum membawanya ke bengkel.
Titik Pengecekan Utama
Pastikan ketinggian air pada tabung cadangan (reservoir) berada di batas maksimal. Lokasi radiator berbeda-beda; mobil biasanya di bawah kap depan, sedangkan motor biasanya di samping atau belakang roda depan.
1. Kondisi Tutup Radiator
Tutup radiator yang rusak atau karet yang sudah lemah bisa membuat air menguap lebih cepat. Gunakan coolant khusus dan hindari penggunaan air sumur/sungai karena memicu karat.
2. Fungsi Kipas Radiator
Pastikan kipas berputar normal dan tidak terhalang aksesori tambahan. Aliran udara yang terhambat adalah penyebab utama suhu mesin naik drastis.