EFEK SENYAP OLI PALSU: Kerusakan Tersembunyi pada Kopling Basah & Transmisi Motor
Panduan dari Bengkel: Bagaimana Montir Mengenali Kerusakan Fatal Akibat Pelumas Palsu.
Mengapa Oli Palsu Berbahaya?
Oli palsu seringkali hanya menggunakan oli bekas yang disaring atau oli dasar (base oil) murah tanpa aditif penting. Tanpa aditif pelindung, kerusakan terjadi secara perlahan ("senyap") dan baru terasa setelah komponen vital seperti kopling atau transmisi aus parah.
Ciri-Ciri Oli Palsu
- Harga Terlalu Murah: Jika harganya jauh di bawah standar resmi, wajib curiga.
- Kemasan Janggal: Warna tutup pudar, segel mudah dibuka, atau cetakan botol tidak rapi.
- Warna & Aroma: Oli palsu sering memiliki bau menyengat yang aneh dan cepat menghitam setelah dipakai sebentar.
Dampak Fatal pada Kopling Basah
Kopling basah pada motor bebek dan sport membutuhkan oli berkualitas untuk mendinginkan kampas. Oli palsu merusak komponen ini dengan cepat:
- Kopling Selip: Formulasi yang tidak cocok membuat permukaan kampas terlalu licin.
- Perpindahan Gigi Keras: Pelumasan buruk pada transmisi membuat operan gigi terasa kasar dan berbunyi.
- Bau Hangus: Gesekan berlebih membakar kampas kopling dan mengeluarkan aroma sangit.
Kerusakan Transmisi & Jeroan Mesin
- Keausan Gigi Transmisi: Gigi saling bergesekan tanpa lapisan pelindung, memicu suara 'ngung' saat berjalan.
- Bearing Oblak: Bearing pada crankshaft akan cepat rusak karena gesekan tinggi, memicu suara 'klotok-klotok'.
- Lumpur Metal: Saat dikuras, sering ditemukan serbuk metal halus seperti lumpur hasil terkikisnya material mesin.
Tips Pencegahan
- Beli di Sumber Terpercaya: Dealer resmi atau bengkel langganan adalah pilihan teraman.
- Cek Fisik Botol: Pastikan segel tidak bekas lem ulang.
- Jangan Sayang Oli: Lebih baik rugi harga oli daripada harus turun mesin total.
Kesimpulan
Biaya oli asli jauh lebih murah daripada biaya perbaikan kopling atau transmisi. Selalu utamakan kualitas demi kesehatan jangka panjang motor kesayangan Anda.